twitter


How to troubleshoot with “ping” command

Menggunakan perintah “ping” pada command prompt untuk proses troubleshooting jaringan akan membantu mencari penyebab masalah-masalah konektivitas Windows PC. Pengenalan tool diagmostik TCP/IP ini akan memberikan suatu pemahaman dan syntax bagaimana ping bekerja dan apa artinya ketika ping request Anda times out atau mencapai suatu host jaringan.

Isu-isu diagnosis dari command line (CL) prompt Window dan belajar bagaimana memverifikasi koneksi-koneksi jaringan dapat dilihat di WondowsNetworking.com
Saat ini hardware dan software jaringan lebih handal dari sebelumnya tetapi dalam penggunaanya seringkali belum tepat. Pada postingan ini, akan ditunjukkan teknik-teknik troubleshooting.Yang bisa digunakan ketika sebuah host pada jaringan Windows mengalami masalah untuk berkomunikasi dengan host jaringan yang lain.

Memverifikasi konektivitas jaringan

Ketika satu host mempunyai masalah untuk berkomunikasi dengan yang lain, hal yang pertama yang harus dilakukan adalah mengumpulkan informasi tentang masalah tersebut. Dengan kata lain, Anda harus mendokumentasikan konfigurasi host, mencari tahu apakah host mempunyai masalah untuk berkomunikasi dengan perangkat yang lain pada jaringan dan mencari tahu jika masalah ini mempengaruhi host yang lain.
Misalnya, suatu workstasion atau komputer mempunyai masalah untuk berkomunikasi dengan server tertentu dan tidak ada informasi di dalam komputer yang bisa menjelaskan masalah itu. Tetapi, jika Anda mencari tahu lebih dalam tentang masalah dan mencari tahu bahwa komputer anda juga tidak bisa berkomunikasi dengan server-server jaringan yang lain, maka Anda harus memeriksa apakah ada kabel jaringan yang tidak terhubung, port switch yang rusak, atau mungkin masalah konfigurasi jaringan
Lain halnya, Jika komputer bisa berkomunikasi dengan beberapa server jaringan tetapi tidak semuanya. Pada kondisi seperti ini, Anda mungkin harus memeriksa server-server mana yang tidak bisa berkomunikasi, Apakah server-server itu berada pada subnet yang umum? Jika ya, maka yang harus disalahkan adalah proses routingnya.
Jika banyak komputer mempunyai masalah untuk berkomunikasi dengan server tertentu, maka masalah mungkin tidak berhubungan dengan komputer-komputer tersebut. Lebih tepatnya server tersebut tidak berfungsi dengan baik.
Intinya adalah dengan melakukan sedikit tes-tes dasar, Anda akan mendapatkan banyak informasi tentang suatu masalah. Tes-tes yang ada di posting ini tidak bisa mengatasi masalah secara langsug, tetapi dapat mempersempit cakupan masalah sehingga Anda akan tahu dimana akan memulai proses troubleshooting.

Ping

Ping adalah tool diagnostik yang paling sederhana yang pernah dibuat. Perintah ping, menunjukkan apakah komputer anda bisa atau tidak bisa berkomunikasi dengan perangkat yang lain.
Hal yang pertama yang direkomendasikan adalah membuka window Command Prompt dan kemudia memasukkan perintah “ping” yang diikuti oleh alamat IP dari perangkat yang mempunyai masalah untuk berkomunikasi. Ketika Anda melakukannya, perangkat tersebut akan memberikan empat balasan yang ditunjukkan oleh Gambar 1 berikut ini.

gambar-1

Gambar 1: Empat Balasan setelah dilakukan proses ping ke mesin

Balasan atau respon memberikan informasi berapa lama yang diperlukan perangkat tersebut untuk merespon 32 byte data. Misalnya pada gambar 1, setiap repon diterima kurang dari empat milisekon.
Umumnya, ketika anda menggunakan perintah “ping”, salah satu dari empat hal ini akan muncul dimana setiap hal mempunyai arti tersendiri yaitu :
Hal pertama yang bisa muncul adalah bahwa perangkat tersebut akan menghasilkan empat respon. Hal ini mengindikasikan bahwa perangkat tersebut bisa berkomunikasi dengan host tersebut pada level TCP/IP.
Hal kedua yang bisa muncul adalah seluruh request time out, yang ditunjukkan pada gambar 2. Jika Anda melihat pada gambar 1, Anda akan melihat bahwa setiap respon diakhiri dengan TTL = 128. TTL adalah “time to live”. Artinya bahwa setiap empat query dan respon harus selesai dalam waktu 128 milisekon. TTL juga akan didekrementasi (dikurangi) untuk setiap hop dalam perjalanan kemabali. Satu hop terjadi ketika sebuah paket bergerak dari satu jaringan ke jaringan yang lain.

gambar-2

Gambar 2: Empat requests time out setelah proses ping ke host

Pada kondisi tertentu, jika keempat request telah “times out”, hal ini berarti bahwa TTL telah habis sebelum balasan diterima yang juga dapat diartikan sebagai berikut :

  • Masalah-masalah komunikasi mencegah paket-paket bergerak diantara dua mesin Hal ini bisa disebabkan karena kabel yang tidak terhubung, tabel routing yang tidak bagus, atau sejumlah isu-isu yang lain.
  • Komunikasi terjadi, tetapi terlalu lambat untuk di-acknowledge oleh “ping”: Hal ini bisa disebabkan karena kongesti jaringan yang ekstrim, atau karena hardware jaringan yang fault atau perkabelan.
  • Komunikasi berfungsi tetapi firewall mem-blok trafik ICMP : Ping akan tidak bekerja jika firewall pada mesin tujuan tidak mengijinkan trafik ICMP.

Hal ketiga yang bisa terjadi ketika Anda memasukkan perintah ping adalah beberapa balasan diterima sedangkan yang lainnya times out. Hal ini bisa dikarenakan karena perkabelan jaringan yang tidak bagus, hardware fault, atau kongesti jaringan yang ekstrim.
Hal keempat yang bisa terjadi ketika dilakukan proses ping ke suatu host adalah Anda menerima balasan seperti yang ditunjukkan pada gambar 3.

gambar-3

Gambar 3: Pesan error yang mengindikasikan bahwa TCP/IP tidak dikonfigurasikan dengan benar

“Transmit Failed” mengindikasikan bahwa TCP/IP tidak dikonfigurasi dengan benar pada mesin dimana Anda berusaha untuk memasukkan perintah “ping”. Kesalahan semacam ini khusus untuk Vista. Versi Windows yang lebih lama menghasilkan pesan error ketika TCP/IP dikonfigurasi dengan tidak benar, tetapi pesan errornya adalah “Destination Host Unreachable”.
Bagaimana jika “ping” berhasil?
Percaya apa tidak, tidaklah umum untuk proses ping berhasil, meskipun dua mesin mempunyai masalah berkomunikasi satu sama lain. Jika hal ini terjadi berarti infrastruktur jaringan bagus dan mesin-mesin bisa berkomunikasi pada level TCP/IP. Hal ini juga berita bagus karena hal ini berarti bahwa masalah yang sedang terjadi tidak terlalu serius.
Jika komunikasi normal antara dua mesin tidak bisa berlangsung, tetapi dua mesin bisa berhasil menjalankan ping dengan sukses satu sama lain, maka perlu dicoba cara lain dengan melakukan proses ping dengan domain name seperti yang ditunjukkan pada gambar 4

gambar-41

Gambar 4: Proses ping jaringan dengan nama domain

Jika Anda bisa malakukan ping ke mesin dengan alamat IPnya, tetapi tidak bisa ketika menggunakan nama domainnya, maka Anda mempunyai masalah pada Domain Name System (DNS). Komputer mungkin dikonfigurasi untuk menggunakan server DNS yang salah atau server DNS tidak berisikan catatan host untuk mesin yang sedang berusaha Anda ping.
Jika Anda melihat pada gambar 4, Anda akan melihat alamat IP mesin yang tercantum adalah nama domain yang benar. Yakinkan bahwa alamat IP yang namanya di-resolve adalah benar. Jika Anda melihat alamat IP yang berbeda dengan apa yang Anda harapkan, maka Anda mungkin mempunyai catatan host DNS yang tidak benar.

2 komentar:

  1. kunjugi blog aku ya anaklurah.blogspot.com

  1. http://anaklurah.blogspot.com/

Posting Komentar